Mengenal Teknik Cetak Tinggi “Carbon Print”

Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Cetak tinggi adalah salah satu teknik dalam seni grafis dengan memanfaatkan bentuk yang paling tinggi yang berasal dari plat klise ataupun benda yang dibuat/disusun berkontur untuk menghasilkan bentuk karya gambar. Plat klise tersebut bisa berupa bahan-bahan lunak dan keras semisal kayu/potongan kayu, lembaran karet, ataupun logam. Karena menggunakan acuan panel ukiran/pahatan atau panel relief yang lebih tinggi, teknik cetak ini biasa disebut cetak relief atau flexography.

Lanjutkan membaca “Mengenal Teknik Cetak Tinggi “Carbon Print””

Festival Kebudayaan Yogyakarta 2021 “Mereka Rekam” Digelar Secara Daring

foto: official doc FKY 2021

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Setelah melalui transisi dari Festival Kesenian Yogyakarta menjadi Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) selama dua tahun dengan mengangkat tema besar “Mulanira”, FKY 2021 digelar dalam adaptasi pandemi COVID-19. FKY 2021 akan diselenggarakan secara daring pada tanggal 16 September – 7 Oktober 2021.

Lanjutkan membaca “Festival Kebudayaan Yogyakarta 2021 “Mereka Rekam” Digelar Secara Daring”

Saat Mondrian dan Warhol Bertemu di Pekan Seni Grafis Yogyakarta 2021

Perupa Jumaldi Alfi dengan karya Andy Warhol “Ladies and Gentlemen” saat jumpa media PSGY 2021 di SaRang Building, Minggu (5/9) siang. (Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – “Ladies and Gentlemen saya dapatkan saat pameran di Amsterdam tahun 2010. Berangkat bawa karya sendiri, klarisan (sold out), pulangnya bawa karya Andy Warhol. Saya beli karya tersebut dari stockroom galeri tersebut.” jelas Alfi.

Lanjutkan membaca “Saat Mondrian dan Warhol Bertemu di Pekan Seni Grafis Yogyakarta 2021”

Cukil Battle Awali Pekan Seni Grafis Yogyakarta 2021

(Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Setelah melewati babak 16-besar dan 8-besar selama dua hari, bertempat di selasar Kiniko art room pada Sabtu (4/9) digelar partai final Cukil Battle mempertemukan empat finalis yang lolos hingga final. Jika pada babak sebelumnya peserta merespons objek benda, pada partai final peserta merespons obyek manusia sebagai model dalam karyanya.

Lanjutkan membaca “Cukil Battle Awali Pekan Seni Grafis Yogyakarta 2021”

IndieBold#1 : In Binoculars

(Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – IndieBold, sebuah program penguat ruang reflektif Indieart house untuk pertama kalinya digelar pada 11-25 Agustus 2021 di IndieArt House Jalan AS-Samawaat No.99, Bekelan, Tirtonirmolo, Kec. Kasihan, Bantul. Presentasi yang memuat dialektika intelektualitas dan kreativitas dalam berbagai relasi objek-objek seni, eksistensi seniman dan peristiwa keseharian dalam medan seni rupa melibatkan sembilan seniman-perupa yang diundang oleh Indie art house yakni Dewa Made Mustika, Ghanyleo, Hasoe, Iwan Yusuf, Nyoman Darya, Oomleo, Tommy F Awuy, VY Patiah, dan William Robert.

Lanjutkan membaca “IndieBold#1 : In Binoculars”

Babi Berdasi di Lumbung Padi

(Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Seekor babi bertaring panjang berdiri di atas hamparan gabah. Dua buah lukisan dalam citraan yang berbeda : sebuah lukisan dengan warna cerah dalam obyek hamparan padi kuning keemasan, langit membiru berawan tipis berdampingan dengan sebuah lukisan lama dalam warna pastel-gelap dengan objek kepala-kepala manusia yang yang diikat mulutnya sementara objek lain kepala-kepala babi tertawa di depan sebuah buku suci bertuliskan “32”.

Lanjutkan membaca “Babi Berdasi di Lumbung Padi”

Jalan Menikung Desy Gitary dalam “Zone : Out of Comfort”

Videografi berjudul “In and Out Comfort Zone karya Desy Gitary dalam pameran tunggal “Zone: Out of Comfort” di Redbase foundation Yogyakarta, 24 Juli – 24 Agustus 2021. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – “I like to capture character, feelings; memories, hopes-dreams, regrets, fears, trauma. Those things living in our life zone as well. Some of us, afraid to jump out of comfort zone, some of us creating another comfort zone within chaos. I think, we should ride the sorrow, also the happines. I know it’s not easy, but not possible. Don’t forget to chills on every “battle”. We crawl first, then run. Falling? Get up. Ride the zone.”

Lanjutkan membaca “Jalan Menikung Desy Gitary dalam “Zone : Out of Comfort””

Memerangkap Waktu dalam “Time (to) Wonder”

Instalasi reka ulang capaian Ki Sigit Sukasman oleh Yayasan Ukur Sukasman dalam ArtJog MMXXI. (Foto-foto : Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Penyelenggaraan ArtJog MMXIX 2019 memasuki babak baru dengan mengangkat tema besar “ArtJog: Arts in Common” untuk tiga tahun berurutan dalam tiga term ‘ruang’, ‘waktu’ dan ‘kesadaran’. Setelah pada ArtJog MMXIX mengangkat subtema common|space, pada penyelenggaraan berikutnya mengangkat subtema Time (to) Wonder meskipun pelaksanaannya mundur satu tahun akibat pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia hingga saat ini. Sebagai gantinya pada tahun lalu digelar ArtJog Resilience sebagai langkah adaptasi sekaligus jeda antara menyikapi kondisi yang terjadi saat itu.

Lanjutkan membaca “Memerangkap Waktu dalam “Time (to) Wonder””

Selama PPKM, ArtJog MMXXI Digelar secara Daring

Lorong masuk ArtJog MMXXI. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)

YOGYAKARTA, HUMANISMA – Setelah ditunda tahun lalu akibat pandemi COVID-19, ArtJog MMXI akhirnya digelar. Pembukaan ArtJog edisi MMXXI yang mengusung tajuk Time (to) Wonder dihelat pada 8 Juli 2021 secara daring (online) mengingat pada saat bersamaan seluruh Jawa dan Bali sedang dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Lanjutkan membaca “Selama PPKM, ArtJog MMXXI Digelar secara Daring”

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑